Little World

Little World

Sabtu, 16 Agustus 2014

One years ago, 17 Agustus 2013

Besok tepat tanggal 17 Agustus 2014, dimana sudah menjadi suatu tradisi di negara kita ini merayakan hari kemerdekaan. Kebetulan besok adalah hari kemerdekaan RI yang ke-69, banyak harapan yang tertuang dalam banyak doa untuk negara ini agar menjadi lebih baik lagi. Begitupula denganku, banyak harapku untuk negara ini. Kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, kekurangan, dan banyak lagi masalah di negara ini agar cepat terselesaikan dan terangkat semuanya berubah menjadi emas hijau, emas biru, emas cokelat, dan emas-emas lainnya.
Oke, sedikit ulasan saja mengenai satu tahun yang lalu. Dimana ditiap tanggal 17 Agustus entah tahun berapa saja selalu ada pengibaran bendera merah putih ditiap daerah baik, sekolah-sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Kali ini aku sendiri yang mengalaminya walau hanya sebagai pasukan 17 di Kabupatenku ini.
Sebelum itu, aku harus melakukan uji dan seleksi yang dilakukan disekolahku, kemudian beberapa anak lolos dan melanjutkan ke seleksi berikutnya yakni seleksi yang dilakukan oleh pihak PPI Kabupaten (red : Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten). Ya, aku adalah salah satu dari beberapa anak yang lolos menuju seleksi utama di salah satu gedung olahraga ditempatku. Kami diseleksi dipanas-panasan, dengan baris mondar-mandir cukup lama selain itu kami juga disuruh jalan jongkok, dan berlari.
Lama melakukan seleksi, kamipun masuk dalam pemilihan siapa saja yang lolos untuk menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera dikabupaten dan beberapa anak yang akan dikirim ke provinsi. Hasil mulai diumumkan, aku ternyata masuk bersama temanku sutrisno. Kebetulan sutrisno diberi kesempatan mewakili kabupaten menuju provinsi. Namun, rezeki belum ada ditangan sutrisno. Dia gagal untuk menembus ke provinsi, otomatis dia menjadi bagian pasukan pengibar bendera kabupaten bersamaku.
Sebelum pengibaran, kami harus dikarantina terlebih dahulu selama 10 hari. Kami dilatih, ditempa, dan dibimbing untuk menjadi pasukan yang gagah, berwibawa, dan tentu saja menyukseskan pengibaran nantinya. Kami harus menjalani latihan dari pukul 7 pagi hingga pukul 12 siang. Kemudian beristirahat sebenter, dilanjut lagi latihan pukul 1 siang sampai 5 sore. Itu harus kami lakukan selama 10 hari. Belum lagi bangun pagi untuk sahur, sholat, dan senam karena kebetulan karantinaku tepat pada bulan puasa. 
Kami harus mandi bersama-sama, nyuci baju, nyapu lapangan, bersih-bersih tempat makan dan lain sebagainya. Semua serba melatih kebersamaan dan kekeluargaan. Panas, itulah makanan kita sehari-hari.
Ya, kali ini aku sangat merindukan masa-masaku dulu. Aku sangat rindu teman-temanku.


"Dirgahayu Indonesiaku, Aku bangga menjadi bagian darimu."

"Dirgahayu Indonesiaku, Tentangmu ada dalam bagian tulang dan darahku."

















Terimakasih teman-teman, terimakasih Indonesiaku!

Posting Komentar