Little World

Little World

Minggu, 11 Januari 2015

Omku, Setan Keluargaku

Lagi termotivasi untuk menulis disini tentang kehidupanku. Sudah tidak bisa diceritakan ke sahabat-sahabat seperti dulu lagi mengingat kita sudah tidak SMA lagi. Disisi lain aku juga membuat blog ini untuk share tentang kehidupanku. Maaf untuk beberapa orang yang mungkin kurang nyaman dengan ini. 
Yah, kali ini aku harus mengalami dilema besar. Masalah besar terjadi dalam keluarga besarku. Seorang om ku sendiri berani menghancurkan hubungan persaudaraannya hanya karena harta yang bukan haknya. Bukan aku tak menyukainya, namun ini adalah awal dari kebencianku terhadapnya. Terlalu munafik dan gila harta, ya dia adalah om ku. Segala cara licik dilakukannya untuk mendaapatkan segalanya. 
Tanah warisan nenekku kini ia jual dengan melakukam cara licik yang menyangkut beberapa oknum agar meng-goal-kan niatnya. Ia melakukan pemalsuan surat tanah untuk melancarkan niatnya. Ia menganggap tanah itu adalah warisan dari ibunya (budeku). Iya, budeku adalah anak tertua dari nenekku. Kalau dijaman dulu, beli tanah itu menggunakan format nama lama. Misalnya anak tertua namanya siti, maka disurat tanah tertulis "Pak Siti". Berawal dari situ, budeku yanv sudah meninggal tersebut memberikan wejangan pada omku tentang tanah itu. Omku yang gila harta, siapa sih yang ga ngiler dengan tanah yg jika dijual mendapat kan keuntungan yg melimpah? Ya om ku bermodal dengan cara liciknya, ia memalsukan surat itu dengan menghapus kata "pak" dalam nama surat tanah tersebut menjadi nama ibunya. Dan kini tanah tersebut sudah diDP 150juta. Gatau apa motivasi dia melakukan ini. Sekarang pihak keluarga besarku harus dibuat pusing, mereka semua harus mengolah dan mencari tau bentuk kelicikan. Kami juga sudah lapor tentang ini. 
Aku sebagai anak, sungguh jijik dan melaknat apa yang dilakukan omku terhadap keluarga besarku ini. Dia seolah ingin terlihat kaya, paling tinggi, namun dengan cara yang menjijikan. Dia juga penjudi, pembohong, penipu, apalagi dengan masalah ini. Semakin terkuak sifat setannya. Aku tak tau harus cerita kesiapa dan meminta bantuan siapa lagi. Aku meminta doa dari kalian yang membaca tulisanku ini, semoga kemenangan ada dipihak keluargaku dan ada hukuman untuk mereka yang mendzolimi keluargaku. Allah tak pernah tidur, aku yakin keajaibanmu Ya Rabb... 
Posting Komentar